facebook logo

Semua Serba Dekat, Hunian di Kawasan TOD Makin Diincar Millennials

07 Juli 2020 Administrator
Semua Serba Dekat, Hunian di Kawasan TOD Makin Diincar Millennials

Banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi adalah pemicu utama kemacetan di Indonesia. Saat ini pemerintah masih terus menggenjot pembangunan infrastruktur terutama jalan dan transportasi umum sebagai upaya pemecahan masalah kemacetan. Salah satu solusinya adalah dengan mengembangkan kawasan yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD).

Ini bukanlah hal baru dalam pembangunan wilayah perkotaan. Konsep TOD sudah diterapkan di kota-kota besar dunia seperti Tokyo (Jepang), Seoul (Korea Selatan), Singapura, dan beberapa kota di Amerika Serikat dan Eropa. Sebenarnya apa sih konsep TOD itu dan kenapa banyak diminati para milenial? Yuk baca hingga akhir!

Transit-Oriented Development itu apa?

Menurut situs tod.org, Transit Oriented Development (TOD) adalah program pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran, menciptakan komunitas yang berorientasi pejalan kaki, dan memaksimalkan penggunaan angkutan umum seperti Busway, MRT, dan LRT. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat beraktifitas menggunakan angkutan umum, sehingga memungkinkan menjalani kehidupan yang stresnya lebih rendah tanpa ketergantungan penuh pada mobil untuk mobilitas dan kelangsungan hidup.

Apa ciri-ciri kawasan Transit Oriented Development?

Selain bisa mencapai tujuan dengan mudah hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda, dalam kawasan TOD biasanya terdapat pemukiman, perkantoran, serta fasilitas pendukung lainnya. Kepadatan penduduknya tinggi, ditandai dengan adanya apartemen atau condominium, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hiburan, olahraga dan perbankan. Selain itu juga memiliki stasiun kereta baik itu MRT, LRT, atau KRL sebagai ciri utama dari pusat kota. Dengan konsep penataan seperti ini, tentunya akan sangat memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, khususnya bagi Anda yang bekerja di luar kota atau sering berpergian keluar daerah.

Manfaat Transit Oriented Development

Banyak sekali manfaat yang didapat jika sebuah kawasan memiliki konsep TOD, diantaranya adalah:

  • Penumpang angkutan umum meningkat, tingkat pemakaian kendaraan pribadi berkurang 80%
  • Mengurangi kemacetan lalu lintas, kecelakaan mobil, dan cedera
  • Fasilitas umum dapat dijangkau dengan cepat dan cukup berjalan kaki
  • Dapat mengurangi polusi udara dan menghindari kerusakan lingkungan
  • Gaya hidup masyarakat lebih sehat dan tingkat stress lebih rendah

Di Indonesia sendiri sudah banyak daerah yang mulai mengusung konsep TOD, salah satunya adalah kawasan Bekasi Timur. Pasalnya daerah ini akan dilalui jalur moda transportasi LRT (Light Rapid Transit) yang sedang dalam pembangunan dan menghubungkan antara Bekasi hingga Jakarta. Melihat besarnya peluang, PT Adhi Commuter Properti pun mulai melirik kawasan ini untuk mendirikan apartemen mewah yang terintegrasi langsung dengan stasiun LRT yang bernama apartemen Eastern Green.

Mengapa apartemen Eastern Green?

Apartemen Eastern Green termasuk dalam garapan proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT. Adhi Commuter Properti – anak perusahaan PT. Adhi Karya Tbk. Karena letaknya yang strategis, apartemen di Bekasi ini memiliki lebih banyak keunggulan dibanding hunian lainnya, yaitu:

  • Terintegrasi langsung dengan stasiun LRT Jatimulya, 0 KM ke halte Transjabodetabek dan exit toll Bekasi Timur
  • Apartemen ini mengusung konsep Smart Living dan Green Living, jadi Anda tidak perlu khawatir jauh-jauh membeli kebutuhan hidup karena semua sudah tersedia di dalam kawasan
  • Memiliki mall sendiri bernama GreenWalk mall
  • Tersedia Green Edge Plaza, Jogging track, Bicycle track
  • Berbagai fasilitas lain juga tersedia baik di dalam apartemen maupun disekitarnya. Seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, hiburan, olahraga dan perbankan
  • Sudah menggunakan smart home & access card

Karena konsep TOD cenderung untuk memaksimalkan pemakaian kendaraan umum, Eastern Green terintegrasi langsung dengan stasiun LRT (Light Rapid Transit)! Tak hanya itu, tersedia juga angkutan umum lainnya seperti transjabodetabek dan KRL Bekasi. Jika Anda ingin tetap menggunakan mobil pribadi, tak usah khawatir! Karena jarak exit toll dengan apartemen Eastern Green kurang dari 0 KM.

Bagaimana? Menarik, bukan? Anda tidak perlu khawatir lagi terlambat ke tempat kerja karena alasan macet!