facebook logo

Sering Dianggap Jauh, Kini ke Bekasi Gak Perlu ‘Paspor’ Lagi

22 Juli 2020 Administrator
Sering Dianggap Jauh, Kini ke Bekasi Gak Perlu ‘Paspor’ Lagi

Bekasi kerap kali menjadi bahan bully warganet karena jaraknya yang jauh dari pusat kota dan lokasinya yang sulit diakses. Sejak tahun 2013-2015, pernyataan warganet ini sering diperbincangkan di dunia maya dan bahkan di kehidupan sehari-hari sampai sekarang. Dianggap sebagai kota yang banyak polusi dan infrastrukturnya yang belum memadai, menjadikan kota Bekasi kurang ideal sebagai tempat tinggal kaum urban. 

Kaum urban ini tidak terlepas dengan gaya hidupnya yang semakin hari mengikuti perkembangan zaman. Pastinya gaya hidup ini mempengaruhi budaya mereka, karena telah terjadi berbagai perubahan pada aspek kehidupannya. Di era modern ini, kaum urban melakukan kegiatan mobilitas yang tinggi untuk memenuhi setiap kebutuhannya. Kegiatan yang dilakukan ini tentunya harus didukung oleh lingkungan di sekitar. Apabila terdapat hambatan, mereka akan senantiasa berpindah ke tempat lain untuk menemukan tempat tinggal yang ideal. 

Sekarang ini, pembangunan besar-besaran sedang dilakukan di Bekasi. Tahukah Anda, sejumlah infrastruktur dibangun untuk memudahkan akses ke kota ini? Pembangunan yang dilakukan cukup pesat karena banyak sekali aspek yang mendukung berkembangnya kota Bekasi untuk dijadikan wilayah tempat tinggal hingga daerah perkantoran. Karena itu, Bekasi memiliki keunggulan tersendiri dibanding wilayah lain sekitar Jakarta sehingga dirasa cocok untuk dijadikan sebagai tempat tinggal bagi kaum urban. 

Memang tidak semua wilayah di Bekasi dapat disamaratakan untuk dipilih sebagai tempat tinggal yang ramah bagi kaum urban. Salah satu wilayah terbaik di Bekasi ialah Bekasi Timur. Aksesibilitas wilayah ini mengalami perkembangan pesat dan signifikan. Bekasi Timur cocok sekali dijadikan tempat tinggal, karena wilayah ini merupakan zona ramah transportasi. Diapit jalur rel kereta dan tiga stasiun KRL, menjadikan wilayah ini cocok untuk masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi apalagi akses menuju ke Jakarta. Selain itu, ada jalan tol layang Jakarta - Cikampek serta jalur LRT Cawang - Bekasi Timur, menjadikan wilayah ini ramah untuk ditinggali karena memiliki aksesibilitas lengkap. Perkembangan ini menjadi daya tarik tersendiri untuk memilih Bekasi Timur sebagai tempat untuk tinggal, bahkan banyak pembangunan apartemen, pusat perbelanjaan, hingga perkantoran di wilayah ini. 

Salah satu hunian yang terdapat di Bekasi Timur adalah apartemen Eastern Green. Letaknya yang strategis, menjadikan apartement ini mudah diakses dari manapun. Salah satunya melalui jalan tol Jakarta-Cikampek, karena hanya 0 KM dari pintu gerbang tol Bekasi Timur. Selain itu, jarak apartemen ini dengan stasiun LRT Jatimulya dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki sekitar 10 menit. Selain mudahnya aksesibilitas, apartemen ini juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan yaitu Green Walk Mall dan juga aspek penunjang lainnya seperti taman dan sungai buatan untuk meminimalisir polusi udara di wilayah disekitar hunian. Fasilitas yang tersedia tentu sangat pas disebut sebagai hunian masa kini terlebih untuk kaum urban. 

Banyaknya pembangunan infrastruktur ini, menjadikan Bekasi tidak lagi dianggap sebagai kota dengan aksesibilitas yang buruk dan ‘jauh dari peradaban’. Jarak tempuh ke Jakarta yang kerap kali menjadi masalah utama, kini bukan lagi hambatan bagi warga Bekasi. Dengan ini, Bekasi dapat dipertimbangkan sebagai kota untuk tempat tinggal kaum urban. So, gak ada lagi alasan ‘jauh’ untuk pergi ke Bekasi, kan?